Minggu, 24 April 2016

AUDIT SISTEM INFORMASI MENGGINAKAN FRAMEWORK COBIT 4.1


ABSTRAKSI
Pengunaan sistem di perusahaan adalah yang sangat penting dan mutlak, akan tetapi kondisi sistem yang ada saat ini harus diketahui oleh perusahaan guna menjaga konsistensi dan kesesuaian dengan tujuan perusahaan juga tujuan bisnis. Dengan metode CobiT perusahaan bisa mengetahui maturity level valuebersadarkan domain – domain yang ada pada CobiT. CobiT membantu perusahaan mengetahui maturity level sistemnya saat ini dan mengetahui perbaikan – perbaikan apa yang harus dilakukan untuk mecapai level yang maksimal.

PENGERTIAN COBIT
Control Objective for Information & Related Technology (COBIT) adalah sekumpulan dokumentasi best practice untuk IT Governance yang dapat membantu auditor, pengguna (user), dan manajemen, untuk menjembatani gap antara resiko bisnis, kebutuhan kontrol dan masalah-masalah teknis IT.
SEJARAH COBIT
COBIT pertama kali diterbitkan pada tahun 1996, kemudian edisi kedua dari COBIT diterbitkan pada tahun 1998. Pada tahun 2000 dirilis COBIT 3.0 dan COBIT 4.0 pada tahun 2005. Kemudian COBIT 4.1 dirilis pada tahun 2007 dan saat ini COBIT yang terakhir dirilis adalah COBIT 5.0 yang dirilis pada tahun 2012.COBIT merupakan kombinasi dari prinsip-prinsip yang telah ditanamkan yang dilengkapi dengan balance scorecard dan dapat digunakan sebagai acuan model (seperti COSO) dan disejajarkan dengan standar industri, seperti ITIL, CMM, BS779, ISO 9000.



Menurut  Sasongko Nanang (SNATI 2009), dalam dunia pebankan, teknologi informasi adalah teknologi terkait sarana komputer dan sarrana elektronis yang digunakan dalam mengolah data keuangan atau pelayanan jasa perbankan. layanan tersebut dapat melalui media electronik yang disebut sebagai electronic banking. Dalam dunia perbankan juga terdapat rencana strategis teknologi informasi yaitu dokumen yang menggambar visi dan misi teknologi informasi dari suatu bank.untuk pengujian pengendalian umum dapat menggunakan metode pemeriksaan manajemen teknologi informasi yang menggunakan framework CobIT ver 4.1 yang berfunggsi untuk pengujian pengendalian umum( general Control) dan merupakan sebuah pngendalian kepatuhan ( compiance control), Pengujian  efektifitas   kecepatan     Jaringan menggunakan   Ping   Test,   dan   Pengujian   Kebenaran   perhitungan   data   akuntansi   perbankan   (substantive   test), mengunakan Teknik Audit Berbantuan Komputer –TABK (  Computer Assist Audit Techniques – CAAT). Maka pada   PT   Bank   X   Tbk.   Di   Bandung,hasil   keseluruhan   menurut   tingkat   kedewasaan   (   maturity   Level)   adalah bahwa Teknologi Informasi telah digunakan/ dikelola (manage) dengan baik, walau belum optimal (optimize).



Menurut Andri Hendriadi Ade, M.Jajuli, Kun Siwi T (2012) : Untuk mengatasi  pemasalahan seperti human error karena pengawasan dan penilaian terhadap kinerja sistem informasi akademik pada UNSIKA. Perlu diadakan auudit sistem informasi akademik yang mengacu pada standar  Control  Objectives   for   Information   and Related Technology (COBIT) 4.1 karena mempunyai kompromi yang cukup baik delam keleluasaan cakupan pengelolaan dan kedetailan proses-prosesnya serta COBIT merupakan panduan yang paling lengkap dari praktik-praktik terbaik untuk teknologi informasi.COBIT juga merupakan salah satu kerangka kerja yang bisa  digunakan untuk menilai, mengukur dan mengendalikan   kinerja sebuah   institusi  dalam   pengelolaan     SI  /  TI.



Menurut Eva Rosdiana Dewi ,Haryanto Tanuwijaya dan Ignatius Adrian Mastan : Bagian Information Technology Marketing       &   Trading (IT   M&T) area regional  III   PT. Pertamina (Persero) menangani  beberapa proses    yang    salah satunya  adalah manajemen  aset.  Aktifitas dari proses tersebut  meliputi  analisa kebutuhan  hardware  dari   setiap   unit   bisnis se-Jatim, Bali dan Nusa Tenggara, serta melakukan       penyewaan   dan pembelian, hingga  pendistribusian hardware ke masing-masing   unit      bisnis. Untuk mengukur seberapa jauh keselarasan antara proses bisnis, aplikasi dan strategi bisnis perusahaan tersebut makan perlu dilakukan sebuah auditing sistem informasi dengan standar COBIT 4.1. standar COBIt 4.1 dipilih kaena memberikan gambaran paling detail mengenai strategi dan pengaturanpreses TI yang mendukung strategis bisniis.



Menurut  Setiyowati  dan Sri Harjanto :  mengaudit sebuah sistem informasi dengan menggunakan standar COBIT 4.1 lebih bagus, di mana dapay melakukan perhitungan yang didapat mewakili tingkat kematangan dari sebuah perusahaan.Sementara itu kualitas pelayanan memiliki pengaruh yang besar pada kegiatan akademik,Audit  tersebut difokuskan pada perspektif pengguna Balanced Scorecard.serta dapat menunjukan sebuah Proses yang menunjukkan bahwa organisasi memiliki prosedur standar resmi dan ditulis, dengan tidak adanya pengawasan untuk melakukan prosedur, memungkinkan akan terjadi banyak penyimpangan pada sistem terebut.


Menurut Finh Yutta Dhipiya , RSU Haji Surabaya memiliki unit Sistem Informasi Manajemen (SIM-RS) yang mengendalikan sistem informasi pada unit rawat inap. Sistem ini digunakan untuk menangani pelanggan publik bekerjasama dengan vendor pihak ketiga. Ada beberapa aktivitas di fasilitas ini seperti, pendaftaran pasien, melayani pasien, rekam medis pasien dan biaya perawatan pasien . Perusahaan yang menggunakan sistem informasi audit berdasarkan COBIT 4.1 standart untuk menilai proses bisnis, aplikasi dan allignment strategis bisnis. COBIT 4.1 dipilih sebagai standart audit informasi dengan keunggulan pada kontrol TI .


DAFTAR PUSTAKA

Sasongko.Nanang, (SNATI 2009).Pengukuran kinerja teknologi informasi menggunakan framework COBIT 4.1 Ping Test dan CAAT PT.Bank X Tbk.

Andri Hendriadi.Ade, M.Jajuli dan Kun Siwi.T (2012). Pengukuran Kinerja Sistem Informasi Akademik dengan menggunakan kerangka kerja COBIT 4.1 pada domain plan and arganise di universitas Singa perbangsa Karawang.

Rosdiana Dewi.E ,Tanuwijaya.H dan Adrian Mastan.I. AUDIT SISTEM INFORMASI MANAJEMEN ASET BERDASARKAN PERSPEKTIF PROSES BISNIS INTERNAL BALANCED SCORECARD DAN STANDAR COBIT 4.1.

Setiyowati  dan Sri Harjanto (2012). AUDIT SISTEM INFORMASI PADA SISTEM INFORMASI AKADEMIK PERSPEKTIF PROSES BISNIS INTERNAL BALANCED SCORECARD DAN STANDAR COBIT 4.1.

Finh Yutta Dhipiya(2012). Audit Sistem Informasi INSTLASAI RAWAT INAP BERDASARKAN PRESPEKTIF PELANGGAN BALANCED SCORECARD MENGGUNAKAN STANDAR COBIT 4.1







Tidak ada komentar:

Posting Komentar